Rabu, 21 Desember 2011

FILSAFAT AGAMA ISLAM


FILSAFAT AGAMA ISLAM

A.    Pengertian
Filsafat berasal dari kata yunani, yaitu “Phitosophia”, kata yang berangkai dari kata “Phielen”, yang berarti nien cinta, dan sophia berarti kebijaksanaan. Philosophia berarti cinta akan kebijaksanaan. Orang yang bersifat atau orang yang melakukan filsafat tersebut “Filsuf” atau “Filosof”, artinya pecinta kebijaksanan.
Pembentukan kata kata filsafat menjadi kata indonesia diambil dari kata barat fil dan safat dari kota Arab sehingga menjadi gabungan antara keduanya dan menimbulkan kata filsafat. Jadi, secara sederhana “Filsafat” adalah hasil kerjaberfikir dalam mencari hakikat segala sesuatu secara sistematis, radikal, dan universal.
Filsafat islam adalah hasil pemikiran filsuf tentang ketuhanan, kenabian, manusia, dan alam yang disinari ajaran islam dalam suatu aturan pemikiran yamg logis dan sistematis.

B.     Latar Belakang
Dalam perkembangan akhir-akhir ini, cakupan filsafat islam itu diperluas kepada segala aspek ilmu-ilmu yang terdapat dalam khasanah pemikiran keislaman, yang meliputi bukan saja di perbincangkan oleh para filsuf yang mencakup ilmu kalam, usul fikih, dan tasawuf.
Filsafat secara umum adalah meliputi didalamnya ilmu kalam, ilmu ushui fikih, ilmu tasawuf dan ilmu pengetahuan lainnya yang diciptakan oleh ahli pikir islam.
Ada latar belakang para filsuf memberi istilah terntang filsafat islam yaitu:
1)      Para filsuf yang tercatat memberi sumbangan pengetahuan kepada perkembangan ilmu ini sendiri menamakannya dengan filsafat islam. Filsuf tersebut antara lain Al-Kindi, Al-Farabi, dan Ibnu Rusyd.
2)      Bahwa islam bukan sekedar nama agama, tetapi juga mengandung unsur budaya dan peradaban. Sejak lahirnya islam telah merupakan kekuatan politik yang telah berhasil mempersekutukan berbagai suku bangsa menjadi satu umat dalam keahliankalam islam.
3)      Filsafat islam tidak mungkin terbina tanpa dawlah islamiyah persoalan dibahas juga persoalan agama islam, maka tepat menamakannya filsafat islam.

C.     Hubungan Filsafat Islam dengan Ilmu-Ilmu Keislaman
Adapun hubungan filsafat islam dengan ilmu-ilmu keislaman yaitu:
a)    Hubungan filsafat islam dengan ilmu kalam
Di dalam filsafat islam mengandalkan akal dalam mengkaji Objeknya yaitu Allah SWT, alam dan manusia tanpa terikat dengan pendapat yang ada. Sedangkan ilmu kalam mengambil dalil akidah sebagai tertera dalam wahyu, yang mutlak kebenarannya, untuk mengkaji objeknya itu Allah SWT dan sifat-sifatnya, serta hubungan Allah SWT dengan alam dan manusia sebagai tertuang didalam kitab suci sehingga menjadi filsafat sebagai sebagai alat untuk membenarkan nash Agama. Dengan demikian filsafat islam mengawali pembukuannya dengan argumentasi, akal, barulah pembenarannya melalui wahyu yang berbicara tentang keberadaan Allah SWT, dan didukung oleh Ardumentasi dan akal.
b)   Hubungan filsafat islam dengan tasawuf
Tasawuf sebagai suatu ilmu yang mempelajari cara dan jalan bagaimana seorang muslim berada sedekat mungkin dengan Allah SWT. Filsafat islam membahas segala sesuatu yang ada, baik fisika maupun metafisika yang dikaji dengan menggunakan argumentasi akal dan logika. Sedangkan tasawuf itu pada dasarnya mengenal Allah, baik dengan jalan ibadah maupun ilham.


c)    Hubungan filsafat islam dengan ushul fikih
Dalam memahami dan menafsirkan ayat-ayat Al-Quran yang berkenaan dengan hukum diperlukan ustad, yaitu suatu usaha dengan mempergunakan akal dan prinsip kelogsan untuk mengeluarkan ketentuan-ketentuan hukum dari sumbernya.


KESIMPULAN

1)      Filsafat islam adalah hasil pemikiran filsuf tentang ketuhanan, kenabian, manusia dan alam yang disinari ajaran islam dalam suatu aturan pemikiran yang  logis dan sistematis.
2)      Hubungan filsafat islam dengan ilmu-ilmu keislaman
a)      Hubungan filsafat islam dengan ilmu kalam
b)      Hubungan filsafat islam dengan tasawuf
c)      Hubungan filsafat islam dengan ushul fikih
3)      Tokoh-tokoh filsafat islam
a)      Al-Kindi
b)      Ibnu Sina
c)      AR-Razi
d)     Al-Ghazali
e)      Ibnu Bajjah
f)       Ibnu Rusyd
4)      Masalah-masalah dalam filsafat islam
a)      Hubungan filsafat dengan agama
b)      Tentang ke-Esaan Tuhan
c)      Tentang proses pencipta alam
d)     Tentang masalah roh


DAFTAR PUSTAKA

Abuddin Nata. 2001. Filsafat Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Hasyimsyah Nasuriaon. 1999. Filsafat Islam. Jakarta: Gaya Media Pratama
Sudarsono. 1997. Filsafat Islam. Jakarta: PT Rineka Cipta
Sudarsono. 1996. Ilmu Kalam Filsafat dan Tasauwuf. Jakarta: PT Rineka Cipta

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar